Thursday, April 2, 2009

Bahagia


Seusai menjalankan tugas, saya dan tim mendapat sedikit kejutan dari narasumber yang menjadi tamu program kami beberapa waktu lalu. Ia menghadiahkan kami sejumlah buku plus tanda tangan dan sebaris pesan mencerahkan. Untuk dua kameramen dan satu anak magang yang merupakan bagian dari tim kami, ia menuliskan pesan yang sama: “Semoga sukses, bla…bla…bla…,” begitu sebutnya.


Lalu tiba giliran saya. Ada sedikit jeda. Narasumber saya tadi tidak serta merta menuliskan pesan yang sama seperti pada rekan-rekan saya lainnya. “Kalau untuk kamu, pesannya apa yah meita,..?” tanyanya yang seolah ditujukan pada dirinya sendiri. Dan sejurus kemudian ia berujar sembari mulai menorehkan tinta penanya di buku yang akan diberikan kepada saya. “Untuk meita, semoga bahagia…..”


Kening saya berkerut penuh tanda tanya. Seakan menangkap segala kebingungan saya, ia pun langsung berkata …. “Kamu tahu meita, wanita itu harus bahagia. Jika ternyata dia juga sukses, itu bonus. Tapi pria itu harus sukses. Dan jika dia bahagia, itu bonus….”


Hmmm…. Bener banget pak. Saya ingin bahagia.


Itu saja… =’)




meita annissa

2 comments:

situlalaiperbaiki_situpunjebol.. said...

INTERPRAB :-)

interviu imajiner dg prab seputar kasus penculikan aktivis 1998.

reporter: pak, banyak yg mengusik soal track-record anda terutama soal keterlibatan anda dlm penculikan para aktivis pada 1998.. gimana tuh pak..?

prab : iya ya.. tapi kan memang saya sudah mengakui hal itu, tapi mereka bukan diculik lho tapi justru diamankan dari upaya pihak lain yang dapat membahayakan mereka..

reporter: apakah istilah ‘diamankan’ itu sekadar eufemisme atau cara ngeles ala pejabat orba..?

prab : begini ya dik.., adik ini mau saya culik juga ya..? abis kok nuduh saya yang bukan-bukan..

reporter: ..ya saya kan cuma mengkonfirmasi aja pak, lagian ini ini juga off the record kok… lagian pak prab ini belum jadi presiden aja dah mau nyulik lagi..gimana kalo jadi presiden..

prab : ah adik ini bisa aja.. gini lho dik..yg diusik soal kasus pengamanan para aktivis itu apanya coba..? sekarang gini, jika mereka betul saya culik, kok sekarang mereka mau masuk partai saya dan mendukung saya..hayo..?

reporter: kalo pak prab tanyakan apa sebabnya pada saya, jawaban saya ialah tentu saja mereka yg dulunya diculik itu mau banget masuk partai anda dan mendukung anda karena kan ada iming-iming jabatan yg pasti strategis.. belum lagi kompensasi fulus yg pasti menggiurkan.. rata-rata jadi fungsionaris partai lagi.. lagipula mereka pikir daripada jadi pengangguran kan mendingan masuk parpol dapat duit lagi.. pokoknya demi pragmatisme, disuruh njilati pantatnya si penculik pun mereka pasti mau banget asal dikasih duit…

prab : ternyata anda pinter juga dik.. tajam dan kritis sekali komentar anda.. tapi ya emang begitulah..

reporter: ya iyalah yauw.. pak prab mungkin bisa dg mudah ngibulin n mbodohi orang awam yg banyak di luar sana soal logika si terculik yg jadi pendukung si penculik itu yg bagi saya cuma kebisaan anda beretorika aja, tapi kan tidak semua orang bisa dikibulin..dan saya masuk diantara yg tidak menelan kibulan anda itu..

prab : tapi awas ya, jangan dipublikasikan lho.. anda janjinya kan off the record..

:D

Unknown said...

hehe...